Categories
Blog

Fakta Penting dari Kondisi Displasia Pinggul pada Bayi

Salah satu akibat pada bayi dan balita jika terdapat kesalahan posisi menggendong atau bedong adalah hyp dysplasia atau displasia pinggul. Kondisi ini terkadang terjadi sejak bayi tersebut dilahirkan. Akan tetapi, dalam beberapa kasus, kondisi ini baru terlihat pada satu tahun pertama kehidupan bayi.

Apa Itu Displasia Pinggul?

Pada pinggul normal, kepala tulang paha yang bentuknya bulat seperti bola berada di dalam rongga atau soket panggul yang bentuknya cekung seperti cangkir. Berbeda halnya dengan pinggul pada balita yang mengalami displasia. Soket tulang panggul berbentuk lebih datar atau dangkal, sehingga posisi kepala tulang paha kurang solid. Tingkat keparahan displasi tersebut juga bervariasi mulai dari posisi kepala tulang paha yang longgar sampai dislokasi total, di mana kepala tulang paha sama sekali tidak berada di dalam soket.

Penyebab utama dari displasia pinggul pada balita adalah melonggarnya panggul anak saat dilahirkan. Hal tersebut terjadi karena pengeluaran hormon oleh tubuh secara alami yang menjadikan ligamen lebih rileks, sehingga memudahkan proses melahirkan. Tak hanya itu, terdapat berbagai faktor risiko lainnya yang meningkatkan resiko displasia pinggul pada balita. Anak pertama mempunyai risiko lebih besar mengalami kondisi ini karena rahim ibu masih sempit. Anak perempuan juga berisiko lebih besar karena mempunyai ligamen yang lebih lemah. Anak dari orang tua yang sebelumnya mengalami displasia juga berisiko.

READ  Apa Penyebab Bibir Sumbing Pada Bayi yang Baru Lahir ?

Dalam kasus kehamilan sungsang, terdapat risiko anak mengalami displasia juga. Pada kehamilan kembar, kondisinya juga berisiko, baik dalam kasus kembar dua, maupun lebih. Untuk itu, berbagai risiko ini harus diketahui sejak dini dan konsultasikan dengan dokter.

Gejala Displasia Pinggul

Dilansir dari parenting.orami.co.id, terdapat berbagai gejala displasia pada pinggul yang menimbulkan rasa sakit sampai anak berusia remaja. Berbagai gejala displasia pinggul yang dirasakan adalah terdapat lipatan pantat yang tidak merata atau terdapat lipatan kulit berlebih di bagian paha atas. perbedaan panjang kedua kaki juga menjadi tanda-tanda serius. Anak yang mengalami displasia pada pinggul juga menjadi berjalan pincang dan terhuyung-huyung. Kaki juga tidak fleksibel serta mempunyai rentang gerak terbatas. Melalui bantuan USG, kondisi tersebut dapat dideteksi sejak usia anak menginjak 6 bulan.

READ  Mengenal Cara Mengatasi Dan Informasi Seputar Intususepsi

Pilihan Perawatan Displasia Pinggul

Dalam pemeriksaannya, dokter akan melakukan upaya diagnosis terhadap kondisi anak. Setelah dinyatakan positif mengalami displasia pinggul, dokter akan melakukan beberapa perawatan yang sesuai dengan tingkat keparahan kondisi setiap anak.

Langkah perawatan pertama pada penderita displasia pinggul adalah pavlik harness. Pilihan perawatan ini berlaku untuk anak yang mengalami displasia sebelum usia 6 bulan ke atas. Dalam praktiknya, si kecil memakai penyangga khusus yang secara perlahan dapat mengarahkan kembali kepala tulang paha ke dalam soket panggul.

Pilihan perawatan kedua adalah reduksi yang cocok untuk anak yang usianya 6 bulan dan anak yang perawatan pavlik harness-nya tidak berhasil. Ortopedis akan merekomendasikan prosedur reduksi ini tanpa operasi untuk menyejajarkan tulang. Metode ketiga adalah osteotomi panggul yang diperuntukkan bagi balita yang sudah berusia di atas 3 atau 4 tahun. Dokter melakukan operasi osteotomi guna menghilangkan gangguan yang menghambat penyejajaran panggul sekaligus meletakkan kepala tulang paha di posisi yang benar.

READ  Ketahui bersama beberapa makanan sehat untuk ibu hamil

Setiap metode perawatan di atas sebaiknya dikonsultasikan dengan ortopedis terbaik dan terpercaya agar penanganannya bisa tepat dan optimal. Gangguan kondisi fisik pada bayi ini harus segera ditangani agar pergerakannya dapat optimal dan tidak terganggu sedikitpun.

 

sumber artikel:

id.theasianparent.com

parenting.orami.co.id

 

sumber gambar:

id.theasianparent.com

cdn-cas.orami.co.id